Seperti yang dulu pernah aku katakan, aku menunggumu disini. Masih. Sampai hari ini.
Entah dengan besok. Besoknya lagi. Atau besoknya lagi.
Kamu tidak akan terlalu sedih bukan saat akhirnya tak menemukanku lagi disini untuk menunggumu?
Sama tidak sedihnya saat kamu memutuskan untuk pergi.
Sama tidak sedihnya saat kamu memutuskan untuk pergi.
Waktu itu aku pernah memberitahumu, "Mungkin saat kamu kembali menemuiku disini justru aku yang telah pergi."
Haaah....susah sekali melepasmu sendirian sampai hari ini. Sekalipun aku tau kamu tak terlalu kesepian. Pun tak terlalu membutuhkanku.
Tapi bagaimana bisa,tiap kali aku berhasil mempercepat langkahku kamu datang memanggil.
Tapi bagaimana bisa,tiap kali aku berhasil mempercepat langkahku kamu datang memanggil.
Suaramu saja langsung membuat hatiku lemas. Bukan hanya kupu-kupu yang berterbangan di dalam perut. Mungkin juga lumba-lumba yang melompat salto.
Apalagi melihat mata tampanmu.
Apalagi melihat mata tampanmu.
Tapi tetap akan ada waktu dimana aku yang harus bergantian pergi. Atau tak begitu perduli. Beku hati, mati rasa, biasa saja.
Entah apakah Tuhan akan mempersatukan kita kembali disebuah episode lagi atau tidak.
Entah apakah Tuhan akan mempersatukan kita kembali disebuah episode lagi atau tidak.
Sejauh apapun kamu, aku tau kamu masih suka memintaku singgah di mimpimu atau disekelebat fikiranmu. karna akupun begitu..
Salamku untuk wanita baru dihatimu. Tolong bilang ke dia, suatu hari, tak menutup kemungkinan kamu akan mencariku...
Salamku untuknya yang telah menggeser posisiku.