Kamu terikat secara tak langsung denganku, dulu. Ya, dengan gelang kaki itu. Sebuah gelang yang aku pesan khusus sebelum kamu datang kekotaku. Kamu sempat bertanya kenapa harus gelang kaki. Aku hanya menjawab, karena didekat tempat kerjamu banyak dijual kerajinan perak. Dan kebetulan aku ingin itu. Maaf, aku berbohong. Sebenarnya ada makna khusus dari arti gelang kaki tersebut menurutku. Dulu aku terlalu polos dan kurang hati-hati sehingga menyerahkan semua hatiku untukmu. Bahkan sempat membayangkan kita tak akan terpisah. Dan gelang itu berarti mengikat. Disetiap jalanku ada kamu. Tapi itu dulu. Sebelum akhirnya kamu sendiri yang memilih untuk pergi dan membiarkan semua kenangan kita tercecer diantara dua kota. Sedangkan sekarang kamu berada di kota lain. Masih ingatkah kamu dengan jilbab coklat itu? Kamu bilang, "kamu wanita pertama yang aku beliin jilbab. Ini aku milihnya susah lho." Itu tahun pertama aku mulai memakai jilbabku. Raut mukamu terlihat bahagia karna tau supportmu kepadaku tak sia-sia. Kamu yang mensuportku untuk mulai menutup aurat. Padahal kamu benar-benar tau seperti apa aku dulu. selengekan,emosian,dan nekat. Kita sering ribut. Tapi kamu tau aku tetap wanita yang punya sisi lembut. Katamu,"Untuk menjaga hatimu setidaknya kamu juga harus menjaga auratmu. Dengan jilbab salah satunya."
mungkin awalnya aku memakai jilbab ini hanya sambil lalu. Tapi lama kelamaan aku mulai menikmati jilbabku ini. Bukan lagi karnamu, tapi karna-Nya. Bukan karna maluku padamu, tapi maluku pada-Nya.
Lalu ingatkah kamu dengan kerang yang kamu ambil dari pantai Losari saat kamu bertugas disana 2minggu. Sebelum berangkat kamu sempat bertanya,"kamu mau oleh-oleh apa?" Aku menggeleng. Kamu pulang dengan selamat itu sudah cukup untukku. Kamu bersikeras menawariku banyak barang sebagai oleh-oleh. Dan aku hanya meminta sebuah kerang yang kamu ambil dengan tanganmu sendiri saat kamu berenang di laut sana. Kamu agak heran, tapi tak protes. Dan akhirnya kau pulang membawa sebuah kerang dan sebuah bros berbentuk sayap. Aku tak tau apa maksudnya. Tapi sampai hari ini masih aku simpan semua barang darimu dengan rapi. Gelang kaki yang sekarang aku pakai ini bukan darimu. Ini aku beli sendiri dengan gaji pertamaku dulu. Sebenarnya tanpa sebuah gelang atau benda apapun satu dari kita sudah saling terikat. sekalipun kamu sekarang ada disana dan tak sendirian lagi sebenarnya kita masih terikat dengan seuntas tali yang tak terlihat, yaitu kenangan. Aku tidak sedang merindukanmu malam ini. Itu bukan hak ku lagi. Aku hanya tak sengaja melihat gelang kaki darimu di dalam lemari yang aku simpan.
Terimakasih manis,untuk semua yang telah kamu dan kalian berikan. Serta semua yang kalian lakukan. Terimakasih atas semua barang yang ikut menjadi penghubung kenangan kita :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar